VT Markets Mulai Program CSR Finance Forward lewat Lokakarya Literasi Keuangan bagi Pelajar Indonesia Bersama YCAB Foundation

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Indonesia, 13 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Platform online trading global VT Markets menggelar dua lokakarya literasi keuangan di SMK Tri Arga 2, Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi program perdana Finance Forward, inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) VT Markets yang digelar bersama YCAB Foundation. Lebih dari 120 pelajar mengikuti kegiatan tersebut dan mendapatkan pembekalan mengenai cara praktis untuk mengelola keuangan.

VT Markets Kickstarts Finance Forward CSR Initiative with Youth Workshops in Indonesia Alongside YCAB Foundation
VT Markets Kickstarts Finance Forward CSR Initiative with Youth Workshops in Indonesia Alongside YCAB Foundation

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diluncurkan pada Juli 2026, Finance Forward merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) VT Markets yang menyasar sejumlah pasar berkembang. Lewat program ini, VT Markets membekali generasi muda dengan keterampilan keuangan agar mereka lebih siap menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu dan meraih kemandirian finansial dalam jangka panjang.

Program ini juga mendukung visi Indonesia Emas 2045 untuk membawa Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi dan maju saat negara ini merayakan hari kemerdekaan ke-100. Peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda dinilai penting untuk memanfaatkan potensi demografi Indonesia sekaligus membantu calon pekerja dan wirausaha mengambil keputusan ekonomi yang lebih tepat.

Mengawali rangkaian Finance Forward, lokakarya di Jakarta dirancang agar materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan pelajar. Mitra pelatih keuangan lokal VT Markets membahas sejumlah dasar pengelolaan keuangan, meliputi:

  • Menyusun Anggaran dan Menabung: Membentuk kebiasaan dasar dalam mengelola arus kas pribadi secara efektif.
  • Mengambil Keputusan Finansial: Memahami berbagai pilihan finansial sehari-hari sekaligus mempertimbangkan risikonya.
  • Menerapkan Pengetahuan Praktis dalam Kehidupan Nyata: Menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan kebutuhan finansial dalam kehidupan sehari-hari.

Agar kegiatan belajar tetap menarik, para peserta juga mengikuti aktivitas kelompok, kuis interaktif, serta berbagai permainan. VT Markets turut membagikan hadiah dan goodie bag kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini mencerminkan pendekatan VT Markets dalam menjalankan program CSR dengan menyesuaikan materi edukasi dengan kebutuhan masyarakat setempat. Perusahaan juga bekerja sama dengan mitra lokal dan organisasi masyarakat seperti YCAB Foundation untuk memastikan materi yang diberikan tetap relevan, mudah dipahami, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Setelah memulai program di Indonesia, VT Markets berencana memperluas rangkaian lokakarya Finance Forward ke negara-negara lain di Asia Tenggara sebelum mengembangkannya ke berbagai pasar di dunia.

Berita Terkait

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026
Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi

Berita Terbaru