CATL dan Ellen Macarthur Foundation Paparkan Arah Pengembangan Baterai EV Sirkular Melalui Sebuah Laporan Penting

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 26 Januari 2026 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAVOS, Swiss, 26 Januari 2026 /PRNewswire/ — Laporan berjudul Leading The Charge – Turning risk into reward with a circular economy for EV batteries and critical minerals diluncurkan oleh Ellen MacArthur Foundation di ajang World Economic Forum Annual Meeting 2026. Laporan ini merupakan publikasi pertama yang memaparkan rencana pengembangan rantai nilai industri baterai mobil listrik (EV) secara terpadu dan aplikatif berlandaskan praktik industri nyata. Lebih lagi, laporan ini menjadi momen penting dalam kerja sama antara CATL dan Ellen MacArthur Foundation.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melibatkan lebih dari 30 perusahaan terkemuka di seluruh ekosistem baterai EV—termasuk CATL, DHL, Volvo, dan JLR, serta lembaga riset dan nonpemerintah—laporan ini menetapkan arah yang jelas dan berbasiskan industri tentang cara pengembangan, penggunaan, daur ulang, dan integrasi ulang baterai EV guna memaksimalkan nilai tambahnya, serta mengurangi risiko sistemik pada sepanjang rantai nilai.

Sebagai mitra strategis yang ikut mendirikan "Critical Minerals Mission" bersama Ellen MacArthur Foundation, CATL bekerja erat dengan lembaga ini dan para pelaku industri untuk menerjemahkan prinsip ekonomi sirkular berdasarkan pengalaman nyata menjadi langkah-langkah praktis yang mudah diterapkan. Rencana tersebut juga mendukung "Global Energy Circularity Commitment" CATL sebagai target jangka panjang untuk memisahkan pertumbuhan industri baterai dari ketergantungan pada bahan baku primer.

Laporan ini menyoroti peluang besar untuk sistem baterai EV sirkular, baik dari sisi lingkungan hidup, ekonomi, produk, maupun penciptaan nilai tambah yang lebih luas. Dengan menjaga baterai dan bahan mineral kritis tetap dapat digunakan dalam beberapa siklus pakai, sistem tersebut mengurangi kebutuhan untuk menambang bahan baku baru, menurunkan emisi, serta mendukung integrasi energi terbarukan. Di sisi lain, pendekatan ini meningkatkan nilai ekonomi melalui efisiensi material yang lebih baik, penurunan limbah dan biaya operasional, serta sumber pendapatan baru. Di saat yang sama, sistem tersebut memperkuat daya tahan rantai pasok dan mendistribusikan manfaat ekonomi secara lebih merata antara berbagai wilayah. Dengan demikian, pendekatan ekonomi sirkular yang bersifat menyeluruh mampu mengubah potensi risiko menjadi peluang strategis bernilai tambah tinggi.

Lima Fokus Utama untuk Mewujudkan Sistem Baterai EV Sirkular
Laporan ini mengulas lima langkah penting yang saling terkait untuk menjaga material baterai tetap bernilai tambah tinggi sekaligus memperkuat daya tahan sistem:

  1. Merancang baterai secara sirkular, bukan untuk sekali pakai
  2. Menata ulang layanan baterai dalam sistem energi–mobilitas yang lebih optimal
  3. Mengembangkan model bisnis sirkular yang memandang baterai sebagai aset jangka panjang
  4. Membangun dan berinvestasi bersama dalam infrastruktur sirkular regional
  5. Menghadirkan sistem operasional sirkular melalui data, standar, dan kebijakan

Implementasi Nyata oleh CATL
CATL telah menempuh pendekatan sistemik ini dalam aktivitas operasional. Dengan memisahkan baterai dari kendaraan, CATL mengelola baterai sebagai aset terpusat. Langkah ini meningkatkan tingkat pemanfaatan, mendukung aktivitas perawatan baterai secara berkala, dan memastikan pengembalian baterai yang dapat diprediksi pada akhir masa pakai. Saat ini, CATL mengoperasikan lebih dari 1.000 stasiun penukaran baterai mobil penumpang dan lebih dari 300 stasiun untuk mobil niaga, didukung oleh ekosistem yang mencakup lebih dari 100 mitra.

Integrasi sistem ini memfasilitasi pengumpulan material baterai bekas bermutu tinggi dalam skala besar. Lewat aktivitas daur ulang, CATL mencatat tingkat pengumpulan material sebesar 99,6% untuk bahan-bahan seperti nikel, kobalt, dan mangan, serta 96,5% untuk litium dengan kapasitas pengolahan yang terus berkembang hingga 270.000 ton per tahun. Secara paralel, CATL juga mengembangkan bahan kimia baterai alternatif seperti baterai sodium-ion yang memakai material yang lebih banyak tersedia dan mampu menurunkan emisi karbon sepanjang siklus hidup per kilowatt-jam hingga 60%. Pengembangan bahan alternatif ini turut memperkuat kinerja ekonomi sirkular di sektor mobilitas, penukaran baterai, dan sistem penyimpanan energi.

Bekerja sama Memperluas Skala
Dalam sesi "Leadership Briefing" yang digelar Ellen MacArthur Foundation, Jiang Li, Vice-Chairman & Board Secretary, CATL, menyatakan: "Laporan ini merupakan momen penting dalam transisi global menuju ekonomi baterai yang sirkular. Sistem baterai sirkular kini harus diperluas secara lintaswilayah, industri, dan aplikasi—mulai dari EV hingga sistem penyimpanan energi—serta disesuaikan dengan beragam konteks pasar."

Wen-Yu Weng, Executive Leader, Critical Minerals, Ellen MacArthur Foundation, menambahkan: "Seiring dengan tingkat penggunaan mobil listrik yang semakin pesat, ekonomi sirkular untuk baterai dan mineral kritis bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga keterjangkauan harga produk, ketahanan industri, dan pertumbuhan jangka panjang, serta mengurangi dampak lingkungan hidup dan sosial. Baterai EV merupakan aset strategis, dan pendekatan sirkular menjadi kunci untuk mempertahankan nilai tambahnya, serta memastikan bahwa mineral kritis tidak pernah menjadi limbah. Kami menyambut baik kontribusi CATL dan ingin menjalin kolaborasi berkelanjutan untuk memperluas sistem baterai sirkular, serta mendukung transisi energi yang lebih luas."

Bagi CATL, agenda ini secara langsung mendukung jalur menuju netralitas karbon—melanjutkan pencapaian netralitas karbon di seluruh pabrik baterainya, serta target untuk mencapai netralitas karbon pada seluruh rantai nilai pada 2035.

Peluncuran laporan ini menjadi pencapaian awal dalam kolaborasi jangka panjang antara CATL dan Ellen MacArthur Foundation guna mempercepat ekonomi sirkular untuk mineral kritis. Pada tahap berikutnya, kedua pihak akan menguji pendekatan ini dalam lingkungan nyata untuk mempelajari integrasi proses desain, penggunaan, perpanjangan usia pakai, pengumpulan bahan baterai bekas, dan daur ulang baterai dalam skala besar.

Berita Terkait

Körber menghadirkan gudang otomatis berkapasitas tinggi bagi penyedia solusi manajemen informasi dan penyimpanan arsip terkemuka di Asia Tenggara
Generative AI Rambah Dunia Nyata: CATL dan Aramco Ventures Suntik Investasi ke DeepCtrls, Hadirkan AI di Dunia Fisik
NOVVA Group Akuisisi Portofolio Energi Terbarukan 3,17 GW dari ABO Energy di Argentina guna Mendukung Infrastruktur AI Global
Huawei Bahas Konektivitas Cerdas dan Transformasi AI di Ajang M360 ASEAN 2026
RAVEN2 BUKA FRESH START SERVER “ZERO” DENGAN HADIAH “FESTIVAL LEGENDARY”
CATL Luncurkan TECTRANS II di Ajang IAA Transportation 2026, Percepat Elektrifikasi Kendaraan Niaga
Hisense Luncurkan Seri Proyektor C3 Terbaru, Wujudkan “Home Entertainment” yang Imersif
Energi Bersih untuk Semua Orang: BLUETTI dan UN-Habitat Perluas Program Energi Bersih ke Nigeria

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:54 WIB

Körber menghadirkan gudang otomatis berkapasitas tinggi bagi penyedia solusi manajemen informasi dan penyimpanan arsip terkemuka di Asia Tenggara

Rabu, 16 September 2026 - 07:02 WIB

Generative AI Rambah Dunia Nyata: CATL dan Aramco Ventures Suntik Investasi ke DeepCtrls, Hadirkan AI di Dunia Fisik

Rabu, 16 September 2026 - 06:50 WIB

NOVVA Group Akuisisi Portofolio Energi Terbarukan 3,17 GW dari ABO Energy di Argentina guna Mendukung Infrastruktur AI Global

Rabu, 16 September 2026 - 05:44 WIB

Huawei Bahas Konektivitas Cerdas dan Transformasi AI di Ajang M360 ASEAN 2026

Rabu, 16 September 2026 - 04:00 WIB

RAVEN2 BUKA FRESH START SERVER “ZERO” DENGAN HADIAH “FESTIVAL LEGENDARY”

Berita Terbaru