Jendela Peradaban Tiongkok Selama 5.000 Tahun — Hangzhou Sambut Wisatawan Global

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

To See 5,000 Years of China: Visit Hangzhou — A Global Welcome Awaits

To See 5,000 Years of China: Visit Hangzhou — A Global Welcome Awaits

HANGZHOU, Tiongkok, 5 Januari 2026 /PRNewswire/ — Selama berabad-abad dikenal sebagai "sekeping surga di bumi" dalam legenda Tiongkok, Hangzhou menjadi jendela peradaban Tiongkok yang telah eksis lebih dari lima milenium. Kini, Dinas Kebudayaan, Radio, Televisi, dan Pariwisata Hangzhou mengajak para wisatawan global untuk menjelajahi warisan budaya yang luar biasa, serta kehangatan modern kota ini.

To See 5,000 Years of China: Visit Hangzhou — A Global Welcome Awaits
To See 5,000 Years of China: Visit Hangzhou — A Global Welcome Awaits

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk meningkatkan pengalaman belanja wisatawan internasional, Hangzhou telah menerapkan dan mengoptimalkan kebijakan "Tax Refund for Tourists" (TRT). Wisatawan asing yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari aktivitas belanja di toko-toko bebas bea saat pulang ke negaranya. Kebijakan tersebut menegaskan komitmen Hangzhou sebagai pusat belanja internasional dan menciptakan layanan yang ramah wisatawan.

Pesona Hangzhou terletak pada tiga Situs Warisan Dunia, masing-masing mewakili bab penting dalam sejarah dan kebudayaan Tiongkok. Lanskap Budaya Danau Barat, terwujud lewat "10 Pemandangan Danau Barat," merupakan mahakarya estetika klasik Tiongkok yang melambangkan keselarasan hubungan manusia dan alam selama lebih dari 1.000 tahun. Kanal Besar (Bagian Hangzhou), bagian dari jalur air buatan terpanjang dan tertua di dunia, menyimpan kisah kejayaan ekonomi masa lampau. Kawasan bersejarah ini berpadu dengan kehidupan kota modern. Situs Arkeologi Kota Liangzhu juga menjadi cerminan dari sejarah peradaban Tiongkok yang berawal lebih dari 5.000 tahun lalu. Struktur kota yang monumental, sistem pengelolaan air yang maju, serta artefak giok yang indah menjadi bukti nyata asal-usul kuno Tiongkok. Dengan demikian, Hangzhou mendapat julukan "Kota Pertama Tiongkok."

Dari artefak giok Neolitikum Liangzhu, keindahan Danau Barat, hingga kemegahan Kanal Besar, Hangzhou menyatukan benang-benang kejayaan peradaban Tiongkok. Kini, sebagai perpaduan dinamis antara pesona kuno dan inovasi modern, kota ini menyambut dunia dengan hangat. Melalui layanan internasional seperti kebijakan TRT, pengunjung dapat menjelajahi langsung peradaban Tiongkok yang telah eksis selama 5.000 tahun melalui Hangzhou.

Berita Terkait

Otis Tunjuk Nicolas Lopez sebagai President, Asia Pasifik
China Cycle 2026: Membangun Platform Global guna Mendorong Kerja Sama dan Inovasi Industri Sepeda
CGTN: Bagaimana Jalur Pembangunan Tiongkok Menjadi Model bagi Pertumbuhan Global
Huawei Lansir AI Data Platform untuk Mempercepat Adopsi AI di Perusahaan
MWC 2026 丨 Konvergensi “Optical Intelligence”: Menghubungkan Masa Depan Cerdas yang Lebih Cerah
Huawei dan Bittel Luncurkan Solusi Xinghe Al SafeStay Hotel Campus Network
Huawei Luncurkan Solusi iFTTO untuk Mempercepat Transformasi Cerdas di Lingkungan Kampus
Huawei Luncurkan Solusi Berbasiskan Skenario untuk Perkantoran, Kesehatan, dan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:00 WIB

Otis Tunjuk Nicolas Lopez sebagai President, Asia Pasifik

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:11 WIB

China Cycle 2026: Membangun Platform Global guna Mendorong Kerja Sama dan Inovasi Industri Sepeda

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:56 WIB

CGTN: Bagaimana Jalur Pembangunan Tiongkok Menjadi Model bagi Pertumbuhan Global

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:37 WIB

Huawei Lansir AI Data Platform untuk Mempercepat Adopsi AI di Perusahaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:38 WIB

MWC 2026 丨 Konvergensi “Optical Intelligence”: Menghubungkan Masa Depan Cerdas yang Lebih Cerah

Berita Terbaru

Pers Rilis

Otis Tunjuk Nicolas Lopez sebagai President, Asia Pasifik

Jumat, 6 Mar 2026 - 02:00 WIB