StarHub Raih Peringkat “A” untuk Pertama Kalinya dalam Asesmen Perubahan Iklim CDP

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 12 Januari 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

Diakui sebagai salah satu pemimpin global dalam transparansi dan aksi iklim

SINGAPURA, 13 Januari 2026 /PRNewswire/ — StarHub berhasil meraih peringkat "A" untuk pertama kalinya dalam Asesmen Perubahan Iklim CDP 2025. Peringkat ini juga merupakan skor iklim tertinggi yang pernah dicapai StarHub. Dengan demikian, pencapaian tersebut menandai tonggak penting dalam program pembangunan berkelanjutan yang dijalankan StarHub.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah memperoleh peringkat "A", StarHub kini tercantum sebagai salah satu dari segelintir perusahaan global yang diakui atas kepemimpinannya dalam mengelola, mengukur, dan mengomunikasikan risiko serta peluang terkait perubahan iklim.

Bagi StarHub, pengakuan ini mencerminkan perkembangan nyata dari integrasi isu perubahan iklim ke dalam seluruh aktivitas operasional. Sepanjang tahun lalu, fokus StarHub bergeser dari sekadar memenuhi persyaratan pelaporan keberlanjutan menuju upaya untuk memperkuat metode pengukuran, pengelolaan, dan komunikasi risiko iklim, emisi karbon, serta target penurunan emisi sebagai bagian dari aktivitas operasional rutin dan perencanaan jangka panjang.

Sebagai operator telekomunikasi, pengelolaan infrastruktur digital dan jaringan berskala besar yang selalu aktif membutuhkan banyak konsumsi energi. Menyikapi hal ini, StarHub menempuh langkah-langkah praktis untuk menurunkan intensitas karbon dari aktivitas operasional sambil tetap memberikan layanan yang andal kepada pelanggan. Upaya tersebut mencakup peningkatan efisiensi energi di lokasi jaringan dan pusat data melalui pemantauan canggih, virtualisasi, serta penghentian sistem lama secara bertahap. Selain itu, StarHub meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui pembelian listrik hijau dan pemasangan panel surya di fasilitasnya. StarHub juga mendorong dekarbonisasi armada dan aktivitas operasional melalui opsi solusi mobilitas yang lebih bersih, serta memperkuat pengelolaan emisi di seluruh rantai pasok.

Salah satu faktor utama yang berkontribusi pada perolehan peringkat "A" pada tahun ini terletak pada pendekatan StarHub yang lebih mendalam dalam pengumpulan data dan keterlibatan rantai nilai industri. StarHub bekerja sama dengan pihak pemasok utama melalui pendekatan stewardship untuk memperoleh data emisi berbasiskan aktivitas operasional dari sumber langsung. Langkah tersebut mendukung penyempurnaan data yang lebih terarah pada kategori emisi Lingkup 3 yang paling material sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan. Seluruh upaya ini didukung oleh rencana dekarbonisasi dan keterlibatan pihak pemasok serta metode berbasiskan sains guna mencapai ambisi penurunan emisi StarHub menuju 2030 dan 2050.

Dengan fondasi tersebut, StarHub memperkuat keselarasan antara kinerja emisi dan target berbasiskan sains sehingga mencerminkan pendekatan yang semakin matang—tidak hanya melaporkan angka, namun juga aktif mengelola risiko iklim. StarHub terus melaporkan sejumlah perkembangan dan tantangan secara transparan, mencerminkan kompleksitas dekarbonisasi dalam aktivitas operasional dari sisi digital dan jaringan. Peningkatan kualitas pelaporan ini didukung aksi nyata yang telah berjalan. Pada 2024, StarHub mengumumkan Perjanjian Jual-Beli Listrik (Power Purchase Agreements/PPAs) jangka panjang untuk meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan pada seluruh aktivitas operasional. Maka, StarHub secara bertahap menurunkan jejak karbon pada jaringan telekomunikasi.

Perolehan peringkat "A" menjadi tonggak penting dalam penanganan perubahan iklim yang ditempuh StarHub. Pencapaian ini mencerminkan disiplin yang lebih kuat, transparansi yang lebih tinggi, serta komitmen berkelanjutan untuk mencapai perkembangan nyata di industri telekomunikasi yang kompleks dan selalu aktif.

Informasi selengkapnya tentang kinerja iklim dan keberlanjutan StarHub tersedia melalui Sustainability Report 2024 dan Climate Transition Plan. Sustainability Report  2025 akan diluncurkan StarHub pada April 2026.

Berita Terkait

ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:30 WIB

NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:18 WIB

WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau

Berita Terbaru