Kisah Prabowo Subianto Ditertawakan dan Diejek Saat Ingin Pemerintahan Bersih dan Korupsi Hilang

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 Desember 2024 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024). (Dok. Tim Komunikasi Prabowo Subianto)

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024). (Dok. Tim Komunikasi Prabowo Subianto)

APAKABARTV.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya sadar dengan berbagai ejekan dari beberapa pihak kepada dirinya ketika ia memiliki kehendak untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

“Ini tidak gampang, ini sangat sulit. Bahkan saya ditertawakan, saya diejek.”

“Tapi saya sudah biasa diejek, ‘Mana mungkin menghilangkan korupsi di Indonesia?”

“Mana mungkin menghilangkan kemiskinan? Mana mungkin menghilangkan kelaparan?” katanya.

Dia menyampaikan saat Pembukaan Sidang Tanwir dan Resepsi Milad Muhammadiyah ke-112 di Kupang, NTT, Rabu (4/12/2024).

Ia menuturkan, bukan hanya upaya menghilangkan korupsi yang ditertawakan.

Melainkan juga program lainnya salah satunya makan bergizi gratis untuk anak sekolah.

Bahkan sempat ada ancaman terhadap pasar keuangan dan mata uang rupiah.

“Di hari-hari pertama saya luncurkan gagasan makan bergizi, sudah muncul (ancaman), saya mengerti.”

“Saya ini cukup lama jadi orang Indonesia. Saya mengerti ada ancaman terbuka dan ancaman halus.”

“Ada senjata yang terbuka (seperti) senapan meriam. Tapi sebelumnya ada senjata-senjata lain, senjata psikologis, adu domba, fitnah, hoaks,” jelasnya.

Kendati demikian, Prabowo menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan berbagai cercaan tersebut.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk belajar dari sejarah di mana pemerintah yang korup tidak dapat membawa kemakmuran kepada rakyat.

Oleh sebab itu, seluruh pihak harus terus berjuang bersama demi mewujudkan hal tersebut.

“Saya yakin kita mampu [tumbuh ekonominya] sampai 8%. Kalau pemerintah ketat, bersih, efisien, saya yakin bisa,” ucapnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Haibisnis.com dan Infofinansial.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan 24jamnews.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Abdul Kadir Koro Nilai Wacana Pilkada Dipilih DPRD Tidak Konsisten dan Berpotensi Melemahkan Demokrasi
Prabowo: Negara Tak Gentar Hadapi Pengusaha Besar yang Rugikan Rakyat
Standar Keamanan Pangan MBG Sorong Naik Kelas Usai Insiden Belatung
KPK Buru Jet Pribadi Papua, tapi Lokasi Masih Disembunyikan
Penggeledahan KPK di Kementerian Ketenagakerjaan: Dugaan Suap Terkait Tenaga Kerja Asing Terkuak
Drama di Balik Sidang Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, KPK Belum Putuskan Periksa Firli Bahuri
UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu, Terkait Ijazah Jokowi
Inilah Suasana Saat Prabowo Subianto dan Tokoh Filantropi Bill Gates Cek Makan Bergizi Gratis di Jaktim

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:14 WIB

Abdul Kadir Koro Nilai Wacana Pilkada Dipilih DPRD Tidak Konsisten dan Berpotensi Melemahkan Demokrasi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 09:27 WIB

Prabowo: Negara Tak Gentar Hadapi Pengusaha Besar yang Rugikan Rakyat

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:28 WIB

Standar Keamanan Pangan MBG Sorong Naik Kelas Usai Insiden Belatung

Selasa, 17 Juni 2025 - 17:37 WIB

KPK Buru Jet Pribadi Papua, tapi Lokasi Masih Disembunyikan

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:25 WIB

Penggeledahan KPK di Kementerian Ketenagakerjaan: Dugaan Suap Terkait Tenaga Kerja Asing Terkuak

Berita Terbaru